Alasan Penting Blokir STNK & Pajak Progresif Mobil Motor

Ulasan kali ini membahas cara blokir stnk mobil dan motor termasuk alasan utama melakukannya. Sebagian besar menganggap bahwa memblokirnya bertujuan menghindari pajak progresif semata. Padahal dibalik hal perpajakan, ada banyak keuntungan bagi anda melakukan pemblokiran STNK. Secara detail kami bahas di sini, sehingga anda terhidar dari kerugian yang besar.

Alasan Pengurusan Blokir

Sebelum kita membahas cara terperinci tentang blokir perpanjangan STNK dan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) baik motor maupun mobil, sebaiknya perlu mengetahui alasannya. Dan berikut ini adalah hal penting yang perlu anda pahami.

  1. Terhindar dari pajak progresif. Inilah yang kami sebutkan di atas bahwa kebanyakan masyarakat Indonesia mengira satu-satunya alasan pemblokiran. Nilai pajak mobil dan motor yang besar terutama kepemilikan kendaraan kedua, ketiga, keempat dan seterusnya, seolah jadi momok bagi masyarakat. Kenaikannya memang sangat significant dibanding mobil yang sama jika dimiliki seseorang pertama kali. Perlu anda ketahui bahwa yang akan diikat dan dikenai progesif adalah berdasarkan nama dan atau alamat yang sama.
  2. Terhindar dari permasalahan pelanggaran lalu lintas. Tahukah anda bahwa saat ini di sebagian kota di Indonesia, termasuk di wilayah Jawa Timur, sedang dipasang kamera video pemantau lalu lintas? Jika ada pelanggaran berat, pihak kepolisian bisa saja memanggil anda sebagai pemilik. Apakah anda kebayang jika telah menjual mobil dan pembelinya melakukan pelanggaran ini? Dapat dipastikan bahwa anda akan diminta keterangan oleh yang berwajib karena plat nomer kendaraan mencantumkan nama dan alamat anda.
  3. Blokir plat / pajak stnk motor dan mobil juga bisa menghindarkan diri dari permasalahan kriminal atau pidana yang dilakukan orang lain. Menurut informasi yang kami dapatkan, hampir semua tindak kejahatan perampokan menggunakan mobil atau sepeda motor bekas, dimana nama pada STNK bukanlah nama pelaku kejahatan. Walaupun anda sebagai pemilik lama tidak melakukan kejahatan tersebut, tetapi kejadian ini akan merepotkan anda karena akan dimintai keterangan.

Ketiga alasan di atas sangat krusial untuk segera ditindak lanjuti. Pastikan anda melakukan pemblokiran terhadap surat tanda nomer kendaraan (STNK) baik mobil dan motor, sesaat setelah melakukan penjualan unit. Disinyalir beberapa leasing pegadaian bpkb maupun BPR dan koperasi melakukan tindakan ini untuk menggiring nasabah yang menunggak.

cara blokir pajak stnk

Syarat Pemblokiran STNK & Pajak

Adapun syarat yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP / SIM pemilik lama.
  • Fotokopi KK (kartu keluarga).
  • Copy STNK dan PKB (salinan pajak).
  • Jika diurus orang lain, pastikan mencantumkan surat kuasa bermeterai 6000 dan fotokopi KTP penerima kuasa.

Cara Memblokir Pajak

Silakan lakukan cara-cara berikut ini untuk memblokir stnk kedaraan yang telah dijual. Prosesnya cepat dan cara melakukannya mudah.

  1. Kunjungi kantor samsat penerbit STNK. Pastikan bukan gerai.
  2. Rapikan data persyaratan yang telah kami sampaikan di atas dan taruh dalam map.
  3. Kunjungi loket pencabutan #bpkb dan stnk, lalu minta formulir blokir (bermeterai 6000)
  4. Isilah data-data secara lengkap sesuai dengan data kendaraan (mobil atau motor) yang telah dijual.
  5. Kembalikan form blokir dan dokumen persyaratan ke loket yang tersedia.

Proses ini tidak membutuhkan waktu lama. Selain karena belum banyak masyarakat yang berinisiatif melakukannya, tindakan pemblokiran ini juga hanya melakukan sedikit perubahan pada data kendaraan yang tercatat di samsat.

Pertanyaan yang juga sering timbul adalah, kapan sebaiknya memblokir STNK? Sebaiknya tindakan ini dilakukan secara cepat setelah melakukan penjualan unit, tetapi sebelum membeli unit yang baru. Dengan demikian, anda akan terhindar dari pemberlakuan pajak progesif yang cukup tinggi.

Info Pinjaman Gadai

Bagikan Artikel Ini:

Komentar ditutup.